Ketahui Penyakit Pada Alat Reproduksi
Penyakit Pada Alat Reproduksi

Gayahidupsehatonline.com, Alat reproduksi adalah organ penting yang ada di dalam tubuh, sama seperti organ lainnya. alat reproduksi juga melibatkan organ-organ khusus yaitu organ reproduksi berupa alat kelamin dan hormon.

Alat reproduksi manusia juga dapat mengalami kelainan atau penyakit. Penyakit pada alat reproduksi merupakan kelainan yang menyerang organ-organ reproduksi. Beberapa penyakit pada alat reproduksi bersifat menular.

Kelainan tersebut dapat terjadi karena beberapa sebab seperti faktor genetik, infeksi virus, menurunnya fungsi organ reproduksi, penurunan kadar hormon, alkohol, obat-obatan dan lainnya.

Kurangnya menjaga kebersihan reproduksi juga menjadi salah satu faktor terjadinya penyakit tersebut. Bahkan dari pola makan yang salah juga bisa membuat penyakit reproduksi ini muncul, karena banyak sekali makanan yang mengandung zat berbahaya yang kita tidak ketahui.

Maka dari itu sebisa mungkin hindari makanan instan dan jangan berlebihan mengkonsumsi nya karena jika di konsumsi dalam jangka panjang akan menimbulkan berbagai penyakit, dalam makanan instan ini mengandung bahan pengawet dan pewarna makanan yang tidak baik bagi tubuh belum lagi ditambah dengan penyedap rasa.

Selalu Hindari Penyebaran Penyakit Kelamin
Hindari Penyebaran Penyakit Kelamin

Kamu harus waspada dan harus mengetahui penyakit pada alat reproduksi ini baik wanita maupun pria:

  1. Hipogonadisme

Hipogonadisme adalah penurunan fungsi testis yang disebabkan oleh gangguan interaksi hormon, seperti hormon androgen dan testoterone. Gangguan ini menyebabkan infertilitas impotensi dan tidak adanya tanda-tanda kepriaan. Penanganan dapat dilakukan dengan terapi hormon.

  1. Kriptorkidisme

Kriptorkidisme adalah kegagalan dari satu atau dua testis untuk turun dari rongga abdomen kedalam skrotum pada waktu bayi. Hal ini tersebut dapat ditangani dengan pemberian hormon human chorionic gonadotropin untuk merangsang testosterone. Namun jika belum turun juga langkah selanjutnya harus dilakukan pembedahan.

  1. Urethritis

Urethritis adalah peradangan uretra dengan gejala rasa gatal pada penis dan sering buah air kecil. Organisme yang paling seing menyebabkan urethritis adalah chlamydia tracomathis, ureplasma urealyticum atau virus herpes.

  1. Prostatitis

Prostatitis adalah peradangan prostat yang sering disertai dengan peradangan pada uretra. Gejalanya berupa pembengkakan yang dapat menghambat uretra sehingga timbul rasa nyeri ketika buang iar kecil. Penyebabnya dapat berupa bakteri seperti Escherichia coli maupun bukan bakteri.

  1. Epididymitis

Epididymitis adalah penyakit kelamin yang berupa infeksi yang sering terjadi pada saluran reproduksi pria. Penyakit ini biasanya disebabkan oleh bakteri E.coli dan   Clamydia.

  1. Orkitis

Penyakit kelamin yang berupa peradangan pada testis yang disebabkan oleh virus parotitis. Jika terjadi pada pria dewasa dapat menyebabkan infertilitas.

  1. Kanker Vagina

Kanker vagina secara umum tidak diketahui secara pasti apa penyebabnya, akan tetapi pada banyak kemungkinan terjadi karena iritasi yang di antaranya disebabkan oleh virus. Pengobatannya antara lain dengan kemoterapi dan bedah laser.

  1. Kanker serviks

Kanker serviks adalah keadaan di mana sel-sel abnormal tumbuh di seluruh lapisan epitel serviks. Penanganannya dilakukan dengan mengangkat uterus, oviduk, ovarium, spertiga bagian atas vagina dan kelenjar limfe pinggul.

  1. HIV/AIDS

Merupakan penyakit pada kekebalan tubuh yang ditularkan melalui hubungan seksual. HIV/AIDS merupakan salah satu penyakit paling mematikan di dunia. Cara yang utama agar virus bisa memasuki ke dalam aliran darah adalah melalui luka terbuka di kulit, melalui dinding tipis pada mulut dan mata, melalui dinding tipis di dalam anus atau alat kelamin, melalui suntikan langsung ke pembuluh darah memakai jarum atau suntikan yang terinfeksi. Penyebaran virus yang paling utama adalah dengan cara berhubungan seks melalui vagina dan tanpa pengaman.

  1. Kanker Ovarium

Kanker ovarium memiliki gejala yang tidak jelas. Dapat berupa rasa berat pada panggul, perubahan fungsi saluran pencernaan atau mengalami pendarahan vagina yang abnormal. Penanganan dapat dilakukan dengan pembedahan dan kemoterapi.

  1. Kanker Rahim

Kanker Rahim atau yang sebenarnya adalah kanker jaringan endometrium adalah kanker yang sering terjadi di endometrium, tempat di mana janin tumbuh, sering terjadi pada wanita usia 60-70 tahun.

  1. Endometriosis

Keadaan di mana jaringan endometrium terdapat di luar uterus, yaitu dapat tumbuh disekitar ovarium, oviduk atau juah diluar uterus, misalnya di paru-paru.

Gejala endometriosis berupa nyeri perut, pinggang terasa sakit dan nyeri pada menstruasi. Jika tidak ditangani, endometriosis dapat menyebabkan sulit terjadi kehamilan.

Penanganannya dapat dilakukan dengan memberikan obat-obatan secara intensif, laproskopi, atau bedah laser.

  1. Infeksi Vagina

Gejala infeksi vagina berupa keputihan dan timbul gatal-gatal. Infeksi vagina menyerang wanita usia produktif. Penyebabnya antara lain dengan kelamin, terutama bila suami terkena infeksi, jamur atau bakteri.

Menjaga kebersihan reproduksi baik pria maupun wanita memang sangat penting apalagi jika melihat berbagai penyakit seperti di atas yang bisa mengancam tubuh kita.

Maka dari itu jagalah kebersihan sistem reproduksi dan menjaga pola hidup sehat agar terhindar dari segala macam penyakit, semoga artikel mengenai penyakit pada alat reproduksi seperti di atas dapat membantu mengatasi penyakit tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here