Menjaga Kesehatan Reproduksi Pria
Kesehatan Reproduksi Pria

Gayahidupsehatonline.com, Bagi setiap orang kesehatan sangat penting bahkan mereka rela melakukan berbagai pola hidup sehat untuk menghindari penyakit. Akan tetapi banyak pula yang mengabaikan kesehatan dengan tidak menerapkan pola hidup sehat, salah satu nya pria yang jarang memperdulikan kesehatannya.

Padahal kesehatan merupakan kunci utama untuk manusia bisa beraktivitas dan menjalani kehidupan secara normal. Salah satu kesehatan yang penting untuk dijaga yaitu kesehatan reproduksi, pria sangat jarang memperhatikannya. Padahal kesehatan reproduksi pria sangatlah penting.

Meskipun banyak pria yang masih jarang memperhatikan hal ini. Tetapi sepatutnya, kamu sebagai pria sudah mulai menjaga organ reproduksi sejak dini. Hal ini akan membantu kamu nyaman dalam kehidupan kelak.

Jika tidak menjaga kesehatan organ reproduksi maka kamu bisa saja terkena penyakit seperti:

  1. Hipogonadisme

Hipogonadisme adalah penurunan fungsi testis yang disebabkan oleh gangguan interaksi hormon, seperti hormon androgen dan testoterone. Gangguan ini menyebabkan infertilitas impotensi dan tidak adanya tanda-tanda kepriaan. Penanganan dapat dilakukan dengan terapi hormon.

  1. Kriptorkidisme

Kriptorkidisme adalah kegagalan dari satu atau dua testis untuk turun dari rongga abdomen kedalam skrotum pada waktu bayi. Hal ini tersebut dapat ditangani dengan pemberian hormon human chorionic gonadotropin untuk merangsang testosterone. Namun jika belum turun juga langkah selanjutnya harus dilakukan pembedahan.

  1. Urethritis

Urethritis adalah peradangan uretra dengan gejala rasa gatal pada penis dan sering buah air kecil. Organisme yang paling seing menyebabkan urethritis adalah chlamydia tracomathis, ureplasma urealyticum atau virus herpes.

  1. Prostatitis

Prostatitis adalah peradangan prostat yang sering disertai dengan peradangan pada uretra. Gejalanya berupa pembengkakan yang dapat menghambat uretra sehingga timbul rasa nyeri ketika buang air kecil. Penyebabnya dapat berupa bakteri seperti Escherichia coli maupun bukan bakteri.

  1. Epididymitis

Epididymitis adalah penyakit kelamin yang berupa infeksi yang sering terjadi pada saluran reproduksi pria. Penyakit ini biasanya disebabkan oleh bakteri E.coli dan Clamydia.

  1. Orkitis

Penyakit kelamin yang berupa peradangan pada testis yang disebabkan oleh virus parotitis. Jika terjadi pada pria dewasa dapat menyebabkan infertilitas bahkan masih banyak lagi penyakit yang siap hinggap jika kamu lalai dalam menjaga organ reproduksi.

Kamu bisa mengikuti cara mudah merawat kesehatan reproduksi pria seperti berikut:

  • Menjaga Kebersihan Penis
Selalu Menjaga Kebersihan Penis
Menjaga Kebersihan Penis

Penis merupakan organ penting yang dimiliki oleh pria. Penis selain berguna untuk organ reproduksi bagi pria. Sehingga kamu diharuskan untuk selalu mencuci penis ketika mandi dan buang air kecil, ketika kamu ingin memegang penis, maka dianjurkan untuk mencuci tangan terlebih dahulu sebelum kamu memegangnya.

  • Menggunakan Celana Dalam yang Nyaman
Selalu menggunakan Celana Dalam Yang Nyaman
menggunakan Celana Dalam Yang Nyaman

Dengan menggunakan celana dalam dari bahan yang nyaman, itu akan sangat baik untuk kesehatan organ reproduksi kamu. Gunakanlah celana dalam yang mampu memberikan sirkulasi udara yang baik pada bagian organ reproduksi.

  • Sering Mengganti Celana Dalam

Menjaga kesehatan reproduksi pria lainnya adalah dengan sering melakukan pergantian celana dalam. Terutama ketika kamu melakukan aktivitas yang mengharuskan kamu mengeluarkan keringat cukup banyak, karena celana dalam yang berkeringat bisa menimbulkan bakteri. Ada baiknya mengganti celana dalam ketika kamu sudah berkeringat cukup banyak.

  • Jangan Menggaruk Kemaluan

Sebagai seorang pria, terkadang penis terasa gatal dan selalu ingin menggaruknya. Padahal ini adalah hal yang salah. Rasa gatal yang timbul bisa disebabkan oleh kuman dan bakteri yang berkembang biak di kemaluan. Ketika rasa gatal itu timbul, mungkin kamu ingin selalu menggaruknya, padahal menggaruk organ kemaluan hanya membuat penis kamu terluka.

  • Memotong Bulu Pada Kemaluan

Jangan biarkan bulu pada kemaluan kamu terlalu panjang. Karena bulu kemaluan yang terlalu panjang akan menjadi sarang bakteri. Untuk itu rutinkan untuk selalu memotong rambut kemaluan ketika dirasa sudah cukup panjang agar tidak menjadi sarang bakteri.

  • Menjaga Pola Makan
Selalu Menjaga Pola Makan
Menjaga Pola Makan

Jagalah pola makan. Jangan sampai kamu selalu makan makanan yang sangat mengganggu organ reproduksi. Konsumsilah makanan sehat, dan jangan meminum alkohol, Karena meminum alkohol bisa membuat organ reproduksi kamu terganggu.

  • Melakukan Sunat

Jika kamu melakukan khitan atau sunat itu sangat baik dalam menjaga kesehatan kamu. Karena sunat akan membantu menghilangkan bakteri pada penis. Kuman sangat senang hinggap di kulup penis, jika kamu tidak melakukan sunat maka kuman akan berkembang biak pada penis tersebut.

  • Berolahraga
Selalu Rajin Berolahraga
Rajin Berolahraga

Berolahraga pun menjadi salah satu faktor yang bisa membuat kamu sehat secara fisik. Banyak manfaat yang bisa kamu dapatkan dari berolahraga. Salah satunya adalah membantu kesehatan reproduksi pria untuk menjadi lebih baik.

  • Jangan Melakukan Seks Bebas
Jangan pernah melakukan seks bebas karena seks bebas
Hindari Seks Bebas

Jangan pernah melakukan seks bebas karena seks bebas hanya membuat banyak penyakit akan bersarang pada tubuh kamu. hindari hal ini, karena sebagian besar penyakit kelamin itu disebabkan oleh seks bebas. Untuk itu kamu jangan melakukan seks bebas di masa muda.

Menjaga kesehatan organ reproduksi memang sangat penting mengingat resiko penyakit yang bisa mengancam tubuh, jadi biasakanlah memulai perawatan kesehatan reproduksi semoga artikel mengenai kesehatan reproduksi pria di atas bisa membantu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here